• 6

    Mar

    Peusijuk Dalam Budaya Aceh

    Setiap daerah memiliki kearifan lokal dalam kehidupannya. Begitu juga dengan Aceh, peusijuek atau tepung tawar salah satunya. Oleh Iskandar Norman Peusijuek (tepung tawar) merupakan sebuah kearifan masyarakat Aceh dalam menyelesaikan suatu sengketa dan memulai sesuatu yang baru, serta berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan tata cara hidup bermasyarakat. Agama kemudian melengkapinya. Beragam jenis peusijuek dilakukan oleh masyarakat Aceh dalam berbagai hal. Jauh-jauh hari tentang peusijuek telah ditulis banyak orang, tak terkecuali penulis asan Belanda Cristian Snouck Hurgronje dalam buku Aceh di Mata Kolonial. Berikut ini beberapa diantaranya: Peusijuek Meulangga Peusijuek meulangga (melanggar) dilakukan untuk mendamaikan perselisihan/pertengkaran antar warga yang mengakibat
  • 4

    Mar

    Kampung Pacinan, Peunayong

    PEUNAYONG, pecinan Aceh, kampong dunia. Mungkin ini juga berkorelasi dengan akronim ACEH Arab, Cina , Eropa, dan Hindi. Sebab cacatan sejarah, wilayah Aceh menjadi tempat pertemuan pedagang dari berbagai negeri. Seperti ditulis Denys Lombard dengan mengutip tentang sejarah raja-raja Cina, dinukilnya dalam Aceh Jaman Sultan Iskandar Muda. Orang Cina menyebut Aceh dengan kata A-tsi. Ketika tahun 1405, seorang laksamana negeri Tiongkok, Zheng Heyang kita Cheng Ho, melakukan ekspedisi. Dia tangan kanan kaisar Yongle, kaisar ketiga Dinasti Ming. Lalu, ada catatan tentang Cheng Ho yang dating ke Aceh dengan membawa armada raksasa, 62 kapal besar dan belasan kapal kecil berawak 27.800 orang. Cheng Ho berada di kapal berlambung besar bernama Pusaka. Ini kapal terbesar di abad itu. Panjang 138 m
  • 4

    Mar

    Mengenal Makanan Khas Aceh

    Aceh yang terletak di kawasan paling barat Republik Indonesia dengan berbagai kekayaan dan keanekaragaman sumber daya alam, dari hutan tropis yang luas dan lebat, sumber daya laut dan sungai, pertanian, perkebunan sampai peternakan, memiliki berbagai jenis masakan tradisional dengan resep masakan berasal dari warisan nenek moyang indatu yang disebut Makanan Khas Aceh. Masyarakat Aceh yang mayoritas beragama Islam pada umumnya mengkonsumsi nasi yang dipadu dengan beberapa jenis makanan utama lainnya, seperti sayuran, ikan, daging lembu, daging kerbau, daging kambing, daging ayam, daging itik, dan lain-lain. Wisata kuliner Aceh yang terdiri dari makanan dan minuman khas Aceh dapat dijumpai dengan mudah pada berbagai tempat di Aceh yang berkisar dari produk mie, ikan (laut, sungai dan dana
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post