• 13

    Sep

    TUHAN

    Aku bisu Aku tuli Aku buta Tuhan… Aku kehilangan arah Uteunkot, 2 September 2012 Dhara Zubier
  • 13

    Sep

    Mawar Hitam

    Pernahkah kau ingat, Dulu aku adalah butiran pasir yang berharap menjadi mutiara? Lalu kau menawarkanku untuk menjadi mawar merah Melukis hari-hari seperti pelangi Dan malam bermentari, indah bukan ? Namun, kini kau harus tau Bahwa aku tetap menjadi butiran pasir itu Atau, jika aku menjadi mawar Maka aku adalah mawar hitam yang harumnya kepediahan… Lhokseumawe, 14 Agustus 2012 Dharaa Zubier
  • 13

    Sep

    Mendekap Malam

    Purnama masih telanjang Ketika malam mulai memasuki pertengahan masa Bayu gigilkan tubuh diantara ilalang-ilalang Dan desiran ombak menerjang karang Sunyi, sepi tak bertepi Hingga larut dalam buaian merangkai mimpi Mendekap malam , harap kehangatan Semakin larut, Dalam dekapannya begitu nyaman Hingga pagi datang dengan kesetiaan embun Tak rela melepas sejuk dan tinggalkan mimpi Uteunkot, 01 Agustus 2012 Dharaa Zubier
  • 13

    Sep

    Laut Tawar Suatu Sore

    Sejumput gelisah mengantarkanku Pada sebuah penantian dari ketiadaan Berharap engkau datang Sebagai puisi Mengada lewat jemari Embun masih saja setia menemani Di antara huruf-huruf yang telah kususun Di helai kehidupan Aku menemukan bayangmu Dalam kenangan-kenangan yang berjatuhan terbawa air Lalu menjelma sebagai puisi di hidupku Dan Kau datang dari ketiadaan Di laut tawar, suatu sore Takengon, 8 Juli 2012 Dharaa Zubier
  • 13

    Sep

    DERMAGA

    Aku adalah dermaga sepi Bagi yang datang kemudian pergi Meski sesekali banyak perahu di sini Namun, tak jarang aku sendiri Aku pun terbiasa Tak berduka Tak berharap ada yang benar-benar menetap Karena semuanya hanya datang, Lalu pergi Uteunkot, 24 juli 2012 Dharaa Zubier
  • 13

    Sep

    Sajak Untuk Riz

    Tak ada yang perlu kau katakan lagi, Riz Ada rahasia Tuhan, tentang makna cinta dan luka tentang arti bahagia dan kecewa Datang dan pergi itu biasa Apalagi menjadi tempat berlabuh untuk sementara Agar kau mengerti cara menerima dan melepaskan Mungkin Tuhan sedang mengajarkanmu bagaimana caranya ikhlas, Riz Bukankah hidup ini untuk mencari ? Apa yang terbaik dan mana yang lebih baik Maka saat kau kecewa, tak perlu ada air mata kau hanya perlu bangkit dan kembali mencari Cinta Suci, hakiki yang kau nanti Karena hidup tak akan berhenti saat kau kecewa, Riz ! Lhokseumawe, 23 Juli 2012 Dharaa Zubier
  • 13

    Sep

    Di Batas Kota

    Di batas kota Perjalanan diantara debu-debu Dan kerikil batu Menyisakan jejak pilu Dari kejauhan dalam jangkauan Kau dan aku hanya saling menatap Terdiam tanpa sapa Mengulum senyum, Menyimpan rindu, Sendu… Kini berakhir pilu Lhokseumawe, 6 Juli 2012 Dharaa Zubier
  • 13

    Sep

    HILANG

    Setelah kau memintaku menjadi bunga Kini kau membiarkanku membeku Membusuk kemudian layu Lorong-lorong waktu tak biarkan kita bertemu Bahkan di lorong tidur pun tak bisa ku lihat wajahmu Bayangmu hilang dalam peraduan sepi tanpa batas Berharap namamu pun tak terhapus waktu Inikah penantian ? Yang merawat kesetiaan Lalu menjemput kebahagiaan ? Entahlah… Kau di mana ? Tak adakah sedikit rindu untukku ? Atau sapaan selamat tidur malam ini ? Lhokseumawe, 02 Juli 2012 Dharaa Zubier
  • 7

    Jun

    Pada Semesta

    Pada desiran angin dan derasnya hujan, Aku menitipkan pesan untuk dia yang pernah hadir. Jangan pernah memaksa aku kembali jika itu bukan takdir. Pada gelap malam dan hamparan sunyi. Aku menitipkan rasa yang tak pernah kuduga, Datang tiba-tiba menyelipkan bahagia diantara segenap luka. Pada dinginnya pagi dan sejuknya embun, Aku berjanji akan berusaha mencintaimu tanpa harus menyakiti. Pada Semesta, aku serahkan semua rasa dan cinta, Untukmu wahai lelaki yang menggenggam tanganku,Kini dan nanti.. Bandaaceh, 07 Juni 2012 _ Penantian Terindah _ DHARAA ZUBIER
  • 4

    Mar

    Elegi Sahabat

    Adakah rasa yang tertanam diantara waktu dan jarak terpisah ? Adakah rindu yang tersirat diantara kesunyian ? Adakah terukir nama diantara hati yang mulai berkelana ? Apa sesungguhnya arti sahabat ? Menjadi teman saat butuhkah atau hanya sekedar pelabuhan sepi ? Ini tentang kita kawan ! Saat enam tahun silam kita bertemu, Menjadikan semua hari-hari yang kita lalui begitu indah, Hingga aku harus ikhlas berpisah dengan jarak beberapa saat setelah itu Ini tentang kita kawan !! Saat kita belajar memahami, mengerti dan memberi. Mengubah kekurangan menjadi kesempurnaan Mengubah rasa takut menjadi kekuatan Ini cerita tentang kita kawan !!! Saat kita harus memilih kemana arah jalan yang akan kita tempuh. Dan kita harus menerima kenyataan yang telah tertulis takdir Kini Adakah kau ingat tentan
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post